Donat Kentang Medan – Produsen Donat Frozen Donita

by donita

Donat Kentang Frozen

Donat adalah jenis makanan yang berbahan dasar tepung terigu, gula, telur, dan mentega. Pada umumnya, donat dibentuk seperti cincin yang bolong di tengahnya. Namun seiring berjalannya waktu, donat hadir dengan berbagai macam bentuk. Tidak hanya bentuk cincin, donat berbentuk lingkaran tanpa lubang dengan isian, bahkan donat berbentuk karakter seperti dinosaurus dan huruf-huruf pun tak mau tinggal berita. Donat adalah jenis makanan yang paling diminati, mulai dari anak-anak bahkan hingga dewasa. Bentuknya yang lucu dan rasanya yang enak sangat digemari kalangan manapun. 

Baca Juga : Donat Sehat Super Lembut Ada di DONITA

Donat pertama kali disebut-sebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving[1] pada tahun 1809. Donat dalam ejaan tradisional bahasa Inggris disebut doughnut, sedangkan orang Amerika biasa menulis donat sebagai donut atau doughnut. Istilah donut pertama kali digunakan di dalam artikel surat kabar Los Angeles Times 10 Agustus, 1929. Penulis bernama Bailey Millard dengan berkelakar menulis kalimat “can’t swallow the ‘wel-dun donut’ nor the ever so ‘gud bred’,” sebagai keluhan atas kemampuan mengeja di kalangan orang Amerika yang semakin menurun. 

Sejarah Donat Kentang

Pada tahun 1968, stan American Donut di Djakarta Fair (sekarang disebut Pekan Raya Jakarta) merupakan perintis donat yang digoreng dengan mesin otomatis. Sejak itu, American Donut memiliki tradisi tahunan membuka stan di Pekan Raya Jakarta hingga sekarang. Pada tahun 1985, Dunkin’Donuts membuka gerai pertama di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat yang terus berkembang menjadi lebih dari 200 gerai di berbagai kota di Indonesia. Yang kemudian diikuti dengan donat-donat waralaba asing lainnya seperti Master Ring, Master Donut, dan Mister Donut.

Demam donat dibangkitkan kembali oleh J.CO Donuts & Coffee yang membuka gerai pertamanya di Supermall Karawaci pada tanggal 26 Juni 2005. Keberhasilan J.CO diikuti Krispy Kreme yang membuka gerai donatnya yang pertama di Mal Pondok Indah 2 pada tanggal 31 Agustus 2006. J.CO sebagai merek lokal didirikan oleh Johnny Andrean seorang penata rambut terkemuka di Indonesia.

Baca Juga : Donat Beku Pertama Di Medan

Donat produksi industri kecil biasanya dijajakan berkeliling menggunakan sepeda atau sepeda motor. Di dalam bus, pedagang asongan menjual donat kemasan kotak dengan cara unik. Donat dalam kemasan dibagi-bagikan ke pangkuan penumpang untuk kemudian dikumpulkan kembali kalau penumpang tidak berminat. Donat jenis ini disebut juga sebagai donat kampung untuk membedakannya dengan donat-donat yang dijual di mal dan restoran. Selain jenis donat yang banyak beredar di pasaran kini banyak diproduksi oleh pedagang kaki lima adalah donat kentang tentu saja bahan baku untuk membuatnya adalah kentang yang memiliki tekstur lembut.

Toko Donat Kentang Medan

1. Donat Donita 

Donat Donita adalah salah satu merek donat beku populer asal Medan yang sempat merajai pasarnya beberapa tahun terakhir. Usaha donat kentang beku milik pasangan Ferri Azwar dan sang Istri Renny Wulan Sari, hadir sejak tahun 2014. 

Nama Donita sendiri diambilnya dari kalimat, ‘donat aneka cita rasa’. Selain itu, kata ‘Donita’ dalam bahasa Latin berarti ‘hadiah’. Tak hanya di wilayah Medan dan sekitarnya, penjual dan penikmatnya juga tersebar di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Aceh hingga Samarinda.

2. Donat J.CO

J.CO Donuts adalah restoran dan waralaba yang mengkhususkan dalam donat, kopi, dan yogurt beku. Perusahaan didirikan dan dimiliki oleh Johnny Andrean Group. J.CO Donuts & Coffee didirikan tahun 2005. Hingga kini, J.CO berkembang pesat hingga memiliki cabang di berbagai negara. Pada umumnya cabang-cabang J.CO Donuts di Indonesia dibuka bersama-sama dengan cabang Breadtalk, sebuah perusahaan roti asal Singapura yang waralabanya di Indonesia dipegang juga oleh Johnny Andrean. 

2. Dunkin Donuts

Dunkin’ Donuts adalah restoran dan waralaba makanan internasional yang mengkhususkan dalam donat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1950 oleh William Rosenberg di Quincy, Massachusetts. Dunkin Donuts sekarang ini merupakan restoran donat terbesar di dunia, dengan hampir 7.000 restoran, kios pengantaran-ambil ke luar di lebih dari 35 negara. Dunkin’ Donuts hadir di Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1985. Saat ini, Dunkin’ Donuts sudah dapat ditemui dengan mudah di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Artikel Lain

Leave a Comment